Kamis, 02 Maret 2017

Cerita Singkat Bersamamu

7 hari bersama #PMO_8

7 hari adalah sepekan, sepekan adalah selincam penuh kesan. Mengapa saya katakan demikian ...? Tiada lain karena sepekan yang telah berlalu itu banyak kawan baru yang menyambut sembari menjalin ukhuwah dalam satu tujuan. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah sepekan itu dibumbui dengan ilmu yang tentu saja tak semua orang bisa mencicipinya. Step membuat naskah fiksi maupun nonfiksi yang baik, menyusun outline, bahkan penulisan bahasa Indonesia yang benar sesuai EBI, plus tugas-tugas khusus dari mentor yang deadlinenya tak lupa diingatkan oleh ketua kelas maupun mentor sendiri. Ilmu itu mahal, namun dengan kemurahan hati orang-orang yang berada di PMO terutama sang mentor, kemahalan ilmu tak terasa. Sebab sikap saling sharing terjalin begitu baik. Berikutnya, tulisan-tulisan para peserta yang membuat semangat semakin berapi, bagaimana tidak ... Jika karya-karya itu mampu menyihir pembaca dengan diksi maupun kalimatnya yang terangkai indah, terlebih ketika pelatihan free writing dan fast writing, sangat menakjubkan. Subhanallah, meskipun penulis sendiri terlambat kala itu sebab signal tak mendukung, namun melihat karya-karya yang diberi tema tertentu dan waktu 5 menit dari mentor, meskipun typo berserakan ��namun sangat menggugah asa untuk terus maju dan berkarya. Sasaran utama telah menyapa, 30 hari untuk menyelesaikan satu buku merupakan terget yang akan dituju. Semoga do'a dan dukungan kerap menyertai kami terutama  dari orang-orang tercinta. SEPEKAN = Selincam namun penuh kesan.
1 bulan = 1 buku
"Ditulis oleh orang lain, atau menulis orang lain?" ini yang sempat dituturkan oleh mentor. Dan saya sendiri masih berdiri dengan sebuah prinsip, "Raga boleh mati namun karya tetap abadi."

#PMO_8

Tidak ada komentar:

Posting Komentar