Dari Radio-Rodja756am aku mendengarkan sebuah hadis dari Abu Hurairah ra yang mengisahkan bahwa ada seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah Saw., dan berkata: “Wahai Rasulallah, saya memilik kerabat, saya meyambung silaturahmi tetapi mereka memutuskan. Mereka berbuat buruk terhadap saya, tetapi saya berusaha berbuat baik kepada mereka. Lalu Rasulullah Saw berkata., ‘jika yang kamu katakan itu benar maka seakan-akan kamu menaburkan debu panas ke wajahnya, dan senantiasa Allah akan menolong Nn kamu selama kamu terus berbuat demikian.” (HR. Muslim)
Ketika hendak tidur, kita bisa berlatih melapangkan hati sejenak, maafkan segala kesalahan orang lain. Semoga dengan begitu, Allah melimpahkan kasih sayang-Nya dan memberikan kita ketentraman. Seorang hamba akan selalu menjaga hatinya agar tidak mudah baper, dan tidak mengingat-ingat selalu kesalahan orang lain. Sebenarnya hanya ada kemungkinan seseorang bisa terjangkit virus baper ini. Pertama, orang lain yang kelewatan, atau kedua diri kita yang berlebihan.
Dalam hal ini sikap maupun omongan orang ibarat tamu, pilihannya ada pada kita. Kita dapat menentukan hal mana yang kita izinkan masuk, dan yang tidak pantas untuk kita izinkan. Pintalah dalam bait-bait doa, “Ya Allah, jangan biarkan hatiku menjadi beku dan mengeras. Jadikan hati ini laksana embun yang menyejukkan, agar tak ada benci dan dendam yang bermuara. Agar hidup bahagia tanpa pertikaian, agar hati damai tanpa duri yang menancap lama. Karena kebencian hanya akan membunuh secara perlahan. Mematikan hati, dan menyengsarakan hidup.
Terkadang kita butuh waktu untuk sendiri. Merenung, mengikhlaskan semuanya, dan mengadu pada Tuhan. Kadang, tak seorang pun yang pantas kita tumpahi cerita, cukup kembali ke dalam diri. Melihat luas kasih sayang Tuhan yang selalu membuka pintu maaf-Nya, semoga sebagai hamba-Nya kita pun mampu memperluas pintu maaf itu.
Sebelum tidur ...
• Maafkan mereka yang telah menyakiti kita, maafkan masa lalu, maafkan diri sendiri.
• Istighfar atas segala khilaf dan dosa sepanjang hari ini
• Langitkan doa kehadiran Ilahi
Karena hanya dengan begitu kita menjadi tenang. Tidak mudah, namun perlu terus berlatih. Semoga semua makhluk berbahagia.
AUW
Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa dapat memaafkan agar silaturahmi senantiasa baik
BalasHapus